Prosesi Pasrah Tampi Panji Warnai Peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo di Kecamatan Mojotengah
Mojotengah, 14 Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Mojotengah melaksanakan Prosesi Pasrah Tampi Panji sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo, yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) di halaman Kantor Kecamatan Mojotengah.
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut diikuti oleh unsur Forkopimcam, kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Mojotengah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat. Prosesi Pasrah Tampi Panji menjadi simbol diterimanya amanah, semangat persatuan, serta pelestarian nilai-nilai luhur budaya yang diwariskan para pendahulu dalam membangun Kabupaten Wonosobo.
Pelaksanaan Pasrah Tampi Panji merupakan bagian dari kirab panji yang diselenggarakan di seluruh kecamatan sebagai rangkaian Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo. Tradisi ini memiliki makna sebagai estafet nilai perjuangan, pengabdian, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, prosesi berlangsung sesuai tata adat yang telah menjadi tradisi tahunan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Mojotengah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pasrah Tampi Panji diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kecamatan Mojotengah dan Kabupaten Wonosobo.
Prosesi Pasrah Tampi Panji di Kecamatan Mojotengah menjadi salah satu wujud nyata komitmen dalam menyukseskan rangkaian Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo. Dengan mengusung semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap sejarah, budaya, dan masa depan Kabupaten Wonosobo.